Skip to content
Biologi

Fauna & Kehidupan Akuatik

Dari kepiting bakau dan udang jerbung hingga buaya muara dan burung gajahan migran, mangrove Teluk Bintuni menghidupi satwa liar sekaligus ekonomi pesisir.

103

spesies burung tercatat dalam survei mangrove

3

spesies kepiting bakau (Scylla) dalam tangkapan

2.764 t

produksi perikanan tangkap 2016, didominasi udang

14

spesies burung pantai migran terhitung (data contoh)

Tempat asuhan bagi teluk

Akar mangrove memperlambat arus, menangkap serasah daun, dan menjadi tempat berlindung dari pemangsa. Larva udang dan ikan terbawa pasang ke dalam hutan, tumbuh di sela akar, lalu bergerak ke teluk terbuka saat dewasa. Karena itulah perikanan paling bernilai di Bintuni — udang, kepiting bakau, dan kakap — bergantung langsung pada mangrove yang utuh.

Penelitian di hutan bekas tebangan dan hutan utuh mencatat 103 spesies burung, 9 reptil, dan 7 mamalia di kawasan mangrove saja. Satwa sering lebih melimpah di hutan muda dibanding tegakan tua, menunjukkan bahwa regenerasi yang dikelola baik dapat memulihkan habitat dengan cepat.

Krustasea & moluska

Udang jerbung

Penaeus merguiensis

Udang komersial utama. Juvenil hidup di alur mangrove; dewasanya ditangkap dengan jaring insang di teluk.

Perikanan

Udang dogol

Metapenaeus ensis

Udang terpenting kedua dalam hasil tangkapan lokal, umum di muara berlumpur.

Perikanan

Kepiting bakau

Scylla serrata, S. olivacea, S. tranquebarica

Ditangkap dengan bubu dan pengait di sela akar. Bernilai tinggi dalam perdagangan hidup; berlaku aturan ukuran minimum nasional dan izin adat.

PerikananAturan adat

Kepiting sesarmid

Parasesarma spp.

Kepiting kecil pemakan daun yang mengurai serasah dan mendaur ulang nutrien — perekayasa ekosistem yang penting.

Fungsi ekosistem

Siput bakau

Telescopium telescopium, Terebralia palustris

Siput besar di permukaan lumpur, dikumpulkan sebagai pangan oleh perempuan dan anak-anak saat surut.

Pangan

Tambelo

Bactronophorus thoracites

Kerang pengebor kayu yang hidup di batang mangrove lapuk, dimakan segar oleh masyarakat pesisir Papua.

PanganBudaya

Ikan muara

Kakap putih

Lates calcarifer

Tangkapan bernilai tinggi yang memakai alur mangrove sebagai tempat asuhan dan mencari makan; ditangkap dengan rawai dasar dan jaring insang.

Kakap merah bakau

Lutjanus argentimaculatus

Juvenil berlindung di sela akar sebelum pindah ke laut lepas.

Ikan gelodok

Periophthalmus, Periophthalmodon

Ikan amfibi yang menghirup udara di atas lumpur saat surut; indikator mudah bagi dataran lumpur yang sehat.

Ikan sumpit

Toxotes jaculatrix

Menyemprotkan air untuk menjatuhkan serangga dari daun yang menjuntai.

Burung, reptil & mamalia

Spesies terpilih yang dipantau Pusat. Status konservasi mengikuti Daftar Merah IUCN; beberapa juga dilindungi undang-undang Indonesia.

SpesiesNama umumStatusLokasi pengamatan
Numenius madagascariensisGajahan timurGenting (IUCN)Lokasi istirahat saat pasang di dataran lumpur luar, Sep–Nov
Numenius phaeopusGajahan pengalaRisiko RendahDataran lumpur dan tepi alur saat migrasi
Ardea sumatranaCangak lautRisiko RendahAlur sepi di dalam hutan
Todiramphus saurophagusCekakak pantaiRisiko RendahTepi mangrove di alur utama
Haliaeetus leucogasterElang-laut perut-putihRisiko Rendah; dilindungi di IndonesiaPohon tinggi dekat teluk
Crocodylus porosusBuaya muaraRisiko Rendah; dilindungi di IndonesiaSungai dan alur besar — jaga jarak
Varanus indicusBiawak mangroveRisiko RendahBerjemur di batang kayu dan tebing
Pteropus spp.KalongBervariasi per spesiesKoloni bertengger di mangrove tinggi; penyerbuk penting

Cara kami memantau fauna

  1. 1

    Transek perahu triwulanan

    Rute tetap 30 km melalui muara utama mencatat burung, buaya, dan kualitas air pada fase pasang yang sama setiap triwulan (protokol contoh).

  2. 2

    Hitungan burung pantai saat pasang tinggi

    Hitungan bulanan di enam lokasi istirahat saat pasang purnama, menyumbang data ke jaringan Jalur Terbang Asia Timur–Australasia.

  3. 3

    Buku catatan tangkapan masyarakat

    Nelayan mitra mencatat spesies, ukuran, dan upaya tangkap udang dan kepiting, sehingga tren kesehatan stok dan porsi tangkapan di bawah ukuran terlihat.